Lowongan Kerja di PT SmartBI Inovasi Solusi Jakarta dikhususkan untuk mahasiswa Teknik Komputer dan Sistem Informasi Universitas Andalas

Lowongan Kerja di PT SmartBI Inovasi Solusi Jakarta dikhususkan untuk mahasiswa Teknik Komputer dan Sistem Informasi Universitas Andalas

PT Telkom Indonesia membuka program rekrutmen jalur talent scout untuk beberapa kampus terkemuka di Indonesia, dimana Jurusan teknik Komputer Universitas Andalas termasuk salah satu jurusan dari 10 Jurusan di UNAND yang dimintakan rekomendasi untuk program ini. Silahkan bagi alumni yang berminat menghubungi Jurusan di ce@it.unand.ac.id sebelum tanggal 23 september 2021


GitHub merupakan platform jaringan sosial yang dirancang khusus bagi para developer. Perlu diketahui bahwa GitHub menyediakan layanan untuk menyimpan repository dengan gratis. Repository merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai file berupa source code. Dengan aplikasi ini, para developer dapat menarik pihak lain untuk melakukan kolaborasi dalam project yang sedang dikembangkan.
GitHub memberikan kemudahan bagi para pelajar dengan menyediakan GitHub Student Developer Pack. Dengan program ini, pelajar mendapatkan akses tools developer yang seharusnya berbayar secara gratis. Selain itu, akses yang diberikan juga banyak dan bebas untuk digunakan, seperti Canva, domain gratis, akses cloud, element design, dll.
Berikut adalah cara untuk mendapatkan GitHub Student Developer Pack:



Silahkan dicoba!
Dr. Eng. Budi Rahmadya merupakan salah satu dosen Jurusan Teknik Komputer yang terlibat dalam pengembangan website Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi. Pengembangan ini dilakukan sebagai salah satu kinerja dosen yang diwajibkan dalam Tridarma Perguruan Tinggi.
Pengembangan website Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi melibatkan admin website dinas pariwisata yang terdiri dari empat orang. Menurut Beliau, karena keterbatasan pengetahuan dari admin dalam mengelola website, maka harus diadakan pelatihan. Dengan diadakannya pelatihan, dinas pariwisata dapat menyajikan informasi yang lebih rinci mengenai tempat wisata yang ada.

Beliau mengatakan pengembangan website Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dilakukan pertengahan Mei 2021. Tahap pertama diawali dengan survei dan diskusi awal mengenai teknis kegiatan yang akan dilakukan pada pelatihan pengelolaan website Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi.
Pengembangan website kemudian dilanjutkan pada 16 Juni 2021. Pada tahap kedua ini, pihak yang terlibat sudah memasuki materi, yaitu memahami manajemen website. Tahap ketiga dilaksanakan pada 24 Juni 2021. Tahap ketiga merupakan pelaksanaan pelatihan menggunakan software Canva, sebuah aplikasi design gambar, untuk pengenalan pariwisata Kota Bukittinggi melalui media sosial.
Dalam pengenalan pariwisata Kota Bukittinggi, teknik yang dilakukan untuk menginformasikan tempat wisata adalah promosi media cetak dan media elektronik, seperti website dan akun sosial media. Menurut Beliau, selain promosi, peningkatan wisatawan juga harus menjadi sebuah prioritas dengan memperhatikan protokol kesehatan. Bukan hanya wisatawan, masyarakat yang melakukan aktivitas jual beli juga harus memperhatikan protokol kesehatan, sehingga perekonomian tetap berjalan walaupun berlangsung lebih lambat dari biasanya.
Fajar Maulana, mahasiswa Jurusan Teknik Komputer Universitas Andalas angkatan 2018, melaksanakan PKL di kantor imigrasi kelas I TPI Padang (4 Januari 2021 – 2 Februari 2021). Pada saat itu, website kantor imigrasi Padang belum memiliki fitur yang lengkap. Fitur-fitur yang tersedia pada saat itu belum memuaskan, sehingga menyebabkan masyarakat belum mendapatkan informasi secara utuh. Oleh karena itu, pembaruan website imigrasi Padang menjadi suatu hal yang harus dilakukan.
Bersama dengan teman-teman dan seksi Teknologi Informasi dan pihak Imigrasi Padang bagian seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Fajar membuat website imigrasi Padang dan resmi diluncurkan pada 29 April 2021. Tidak ada biaya yang dikeluarkan pada pembuatan website ini. Fajar mengatakan, website sudah memiliki fitur profil, berita, dan gallery imigrasi Padang. Selain itu, adanya fitur live chat memudahkan user untuk berkomunikasi dengan pihak imgrasi Padang serta dapat melihat status pembuatan paspor.

Selama pembuatan website, Fajar mengakui dirinya dan rekan-rekannya mengalami beberapa kendala. Kendala ini disebabkan karena adanya perubahan yang diinginkan dari pihak imigrasi padang, sehingga mereka perlu merevisi ulang fitur yang ada, dan membuatnya sesuai waktu yang sudah ditentukan. “Meskipun website yang baru sudah dibuat semaksimal mungkin, masih ada beberapa kekurangan terhadap website seperti fitur yang ada masih belum kompleks dan terdapat kekurangan responsive dari website tersebut” ungkap Fajar saat diwawancarai melalui Zoom pada Kamis, (25/06). Fajar berharap kekurangan yang ada dapat diperbaiki di kemudian hari.
Dengan diperbarui website ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses informasi imigrasi Padang dengan mudah, dan sekaligus dapat memudakan masyarakat untuk meilihat status pembuatan paspor tanpa perlu pergi langsung ke kantor imigrasi Padang. Website imigrasi Padang dapat diakses disini.
Program Djarum Beasiswa Plus merupakan beasiswa prestasi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai jurusan yang tengah menempuh program studi Strata 1/ Diploma 4 di Universitas Andalas.
Seperti apa cara mendaftar, persyaratan, dan serba-serbi seputar Djarum Beasiswa Plus? Baca jawabannya di sini.
1.Apa persyaratan pendaftaran Djarum Beasiswa Plus?
Persyaratan pendaftaran adalah:
Syarat administratif berkas pendaftaran:
Syarat tes tulis & wawancara, membawa:
2. Bagaimana alur pendaftaran Djarum Beasiswa Plus?
Alur pendaftaran adalah :
3. Kapan pendaftaran dibuka?
Pendaftaran Beswan Djarum dibuka 1 kali dalam 1 tahun untuk mahasiswa yang tengah menempuh semester IV. Untuk tahun 2021, pendaftaran akan dibuka pada 21 Maret 2021 dan ditutup pada 23 Mei 2021. Pantau updatenya di akun resmi kami.
Kabar bahagia datang dari Jurusan Teknik Komputer Universitas Andalas di bulan Maret 2021 ini. Dua dosen Jurusan Teknik Komputer Universitas Andalas yang melanjutkan studi S3 di Universitas Jepang sejak tahun 2018 lalu telah menyelesaikan pendidikannya di bulan Maret 2021 ini. Kedua dosen tersebut adalah Dr. Eng. Budi Rahmadya menempuh pendidikan S3 di Graduate School of Science and Engineering, Ibaraki University di wisuda pada tanggal 23 Maret 2021 dan Dr. Eng. Tati Erlina menempuh pendidikan S3 di Computer Science, Nara Institute of Science and Technology / NAIST yang juga telah wisuda pada tanggal 24 Maret 2021.

Selama menempuh pendidikan S3, kedua dosen melakukan penelitian di bidang ilmu yang berbeda. Budi melakukan penelitian terkait Design Network Engineering menggunakan media Drone dan wireless devices untuk aplikasi outdoor. Analisa yang dikaji dalam penelitian ini diantaranya adalah drone flight routes serta wireless signal levels untuk aplikasi drone-based wireless sensor networks ungkap Budi saat diwawancarai melalui telpon aplikasi WhatsApp pada Jumat, (19/3).
Sementar itu, Tati melakukan penelitian di bidang ilmu Analog Circuit Design. “Namanya VLSI (Very Large Scale Integrated Circuit), ini seperti membuat chip prosesor berbasis analog. Jadi, di sini saya mulai merancang rangkaiannya, simulasikan, kemudian sampai nanti ada fabrikasi chip seperti prosesor namun berbasis analog.” ungkap Tati saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Senin, (22/03).

Budi dan Tati berbagi pengalaman dari segi persiapan dan suka-duka selama menempuh pendidikan S3 hingga tips menjalani kehidupan di luar negeri.
Menurut Budi, persiapan awal yang harus dilakukan sebelum memulai studi S3 adalah mencari informasi serta memahami lingkungan sekitar kampus yang dituju semaksimal mungkin, mencari calon pembimbing yang sesuai dengan rencana penelitian yang akan diusulkan, mencari beasiswa dan informasi tentang prasyarat masuk perguruan tinggi tersebut. Lebih lanjut Budi juga menyampaikan pengalamanya dalam mencari calon pembimbing ini sudah di mulai sejak awal tahun 2018 (8 bulan sebelum masa study di mulai) strategi ini sangat bermanfaat untuk kita bisa lebih mengenal calon pembimbing dan mendiskusikan topik penelitian yang diusulkan lebih awal sebelum masa studi dimulai.
Selama menempuh pendidikan S3 tentu banyak suka dan duka yang di alami, namun hal ini jangan dijadikan sebagai kemunduran tetapi sebaliknya jadikan sebagai motivasi dalam menempuh pendidikan S3. “Intinya, sebagai mahasiswa harus lebih banyak menggali informasi dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar”.
Berita ini adalah hasil kerjasama pemberitaan dengan UKPM Biner FTI Unand.
Pendaftaran Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) FHCI mulai 1 Februari s/d 10 Februari 2021 melalui Universitas Andalas dengan mengklik link ini. Pendaftaran
Setelah mendaftar, silahkan mengisi tabel isian juga pada link ini. https://unand.net/j94EH
Program studi yang ditawarkan adalah:
Bank Indonesia kembali akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Andalas Tahun 2021. Kriteria umum mahasiswa penerima beasiswa sebagai berikut:
Adapun syarat yang dikumpulkan ke Jurusan adalah:
Berkas di kumpul ke Jurusan paling lambattanggal 5 Februari 2021
International Conference On Information Technology Systems and Inovation keenam (ICITSI ke-VI) tahun 2020 diadakan secara daring melalui video conference platform Zoom pada Senin (19/10) dan Kamis (22/10) lalu. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas (FTI Unand) dalam penyelenggaraan ICITSI tahun ini. ICITSI merupakan konferensi berskala international untuk membahas topik-topik dan hasil penelitian terbaru di bidang teknologi informasi dengan menghadirkan beberapa presenter beserta paper penelitiannya.
Konferensi ICITSI menjadi salah satu momen penting bagi Unand, karena digunakan sebagai wadah untuk memperbanyak output kinerja universitas yang kemudian menjadi salah satu faktor akreditasi dan perankingan suatu universitas. Output kinerja universitas dilihat dari jumlah paper yang berhasil dipublish. Hingga saat ini, sebanyak 12 paper yang berhasil dipublish oleh FTI.
Setelah ICITSI ke-VI berakhir, FTI targetkan sebagai Chairman Committee pada konferensi ICITSI berikutnya. “Tahun ini Chairman ICITSI berasal dari ITB. Ada wacana tahun depan Chairman ICITSI dari pihak Unand. Mudah-mudahan tahun depan jika tidak ada masalah, ya bisa jadi dari pihak Unand yang menjadi ketua utama dari konferensi ICITSI” ujar Rian Ferdian selaku Organizing Committee ketika diwawancarai via WhatsApp pada Senin, (26/10).
Konferensi besar tahun ini telah direncanakan sejak April 2020 dengan jangka penampungan paper dimulai pada Agustus hingga September 2020. ICITSI biasanya dilakukan secara tatap muka namun terpaksa dilaksanakan secara online mengingat kondisi pandemi yang pelaksanaannya harus sesuai dengan protokol kesehatan. Tentunya, komite ICITSI telah mengantisipasi masalah teknis jaringan dengan back-up presentasi yang disimpan oleh komite untuk dipergunakan pada saat masalah teknis terjadi.
Dilansir dari https://icitsi.org/landpage/schedule presenter paper terdiri dari 55 orang berstatus dosen dan mahasiswa. Presenter tidak hanya berasal dari institusi atau universitas dalam negeri, namun juga luar negeri seperti Pakistan dan Portugis. Presentasi berlangsung dalam dua sesi berdasarkan venue atau berbasis penyelenggara, yang dibagi masing-masing menjadi tiga parallel session yaitu sesi pertama (Bandung) pada 19 Oktober terdiri dari room A-1, B-1, serta C-1 dan sesi kedua (Padang) pada 22 Oktober meliputi room A-2, B-2, serta C-2 yang dilaksanakan secara serentak/paralel.
Mekanisme pelaksanaan tersebut didukung dengan adanya moderator pada masing-masing room meeting Zoom sehingga konferensi lebih kondusif. Moderator tersebut terdiri dari anggota komite yaitu room A-1 oleh Samuel Andi Kristyan, B-1 Yuli Adam Prasetyo, C-1 Novianto Budi Kurniawan, A-2 Tati Herlina, B-2 Latiefah Arief, dan C-2 Mohammad Hafiz Hersyah. Selain dukungan internal komite penyelenggara, peserta juga menunjukkan antusias sehingga konferensi menjadi wadah bertukar pikiran dan membuka wawasan. Kendala teknis seperti jaringan tidak bisa dihindari. Namun, tim penyelenggara dan moderator secara profesional tetap dapat menjaga rangkaian acara tetap kondusif, sehingga esensi konferensi terjaga.